Dela-John Hobi dan Inspirasi

Musik, desain, scooter, bisnis online, bersama keindahan didalamnya

Sedikit bercerita soal pemilu namun mudah2 bermanfaat untuk kita semua. Tidak lepas dari semangat kita untuk tetap belajar, belajar dan belajar
Ingat pemilu ingat pesen seorang ternama dan termasuk orang yang disegani di kalangan anak2 scooter/vespa, Beliau adalah Pak haji maman. Pernah dia berpesan sama seorang anak BSC (borobudur scooter club) mengenai baiknya kita hidup itu harus gimana dan setelah saya pikir2 ternyata ada kaitanya dengan pemilu, begini pesannya :

Kita hidup didunia itu harus :

1.Jadilah pemimpin yang baik
Bagi yang merasa mampu silahkan untuk jadi pemimpin, dan tugas seorang pemimpin adalah tugas yang sangat mulia. Pemimpin dikatakan sukses apabila orang2 yang dipimpinya sejahtera atau makmur. Sebenarnya pada kenyataanya setiap diri manusia adalah pemimpin yaitu memimpin dirinya sendiri untuk selalu berbut hal2 yang baik/positif

2.Kalau tidak mau jadi pemimpin jadilah orang yang mau dipimpin
Sebagia orang2 yang sadar bahwa dirinya tidak mau dan mampu untuk jadi pemimpin maka ini adalah pilihan yang paling tepat dalam hidup, dengan seperti itu akan timbul pemimpin bijaksana rakyat sejahtera

3.Tapi jangan sekali-kali jadi orang yang tidak mau dipimpin dan tidak mau untuk memimpin
Nah kali ini orangnya mending mati saja, soalnya kenapa dia kalo dipimpin tidak mau, suruh memimpin juga tidak mau. Istilahya : dibelakang nendang yang didepan, kalo didepan buru2 lari kebelakang. Tapi kenyataanya ada juga orang2 seperti itu.

Dari bacaan diatas kita tentu bisa simpulkan mana yang harus aku lakukan, dan semua tau pasti hal yang jelek tentu akan dihindari.
Ada lagi cerita soal gimana hukumnya golongan putih, atau istilah gampangnya ngak ikut pemilihan. Saya sendiri juga tidak tau gimana hukumnya, namun saya pernah baca2 isinya begini :

Kalo ada calon yang layak untuk dipilih kemudian kita tidak memilih maka berarti haram, Namun kalo tidak ada yang layak berarti makruh

Namun saya sendiri masih bingung calon yang layak itu gimana, apakah harus pinter, mengayomi rakyat, gaul, muda, wanita, laki-laki atau gimana saya tidak ngerti. Yang jelas yang saya alami sekarang ini saya tidak kenal dengan mereka dan saya juga tidak tau mereka. Trus gimana dong solusinya ? ? Gimana ya ??
Salam sukses untuk kita semua


2 komentar:

Narsiss abiezzz

@hamada tetsui : ngak juga salam kenal...maksih sudah nemenin walau hanya sesaat disana

Posting Komentar